Sabtu, 10 September 2016

Kesaksian Pekerjaan

Hallo, Nama Saya Derian Dharmadi, panggil saja Dery.
Kali ini Saya mau berbagi cerita kehidupan atau biasa disebut Kesaksian, yakni mengenai perjalanan hidup Saya.
Cekidot…….

Saya Pria kelahiran 1994, Saya mempunyai banyak pengalaman hidup, mulai dari yang menunjukan sebuah Mujizat sampai suatu hal yang merupakan suatu Pelajaran Berharga melalui Pencobaan.

Kita lompat saja langsung ke Masa saat bekerja.
Sekitaran akhir Bulan Juni 2013 Saya mendapatkan suatu Mukjizat yakni panggilan kerja, dimana sesuai keinginan Saya, yakni dekat dengan rumah. Saya mulai bekerja 1 Juli 2013, lalu benar-benar memegang jabatan sebagai Admin 1 Agustus (Karyawan lama sudah boleh keluar). Semua yang Saya dapatkan disana sesuai dengan apa yang Saya mintakan kepada Tuhan Yesus, semua benar-benar terwujud walau masih banyak hal yang kurang menyenangkan, namun saat ini Saya berpikir bahwa semua itu hanya Opsesi Saya saja yang terlalu Posesif.
Jalan menuju hampir 1 tahun bekerja, Saya mulai begah dan tidak betah, karena saat itu posisi meja kantor dipindah ke tempat dimana bos sering memasuki ruangan itu dan juga sangat dekat dengan HRD yang cukup bawel, sejak dipindahkan itu Saya mulai resah, tidak ada ketenangan kerja lagi, keadaan saat mencekam, bahkan memegang HP pun takut kena marah sekalipun itu mungkin adalah hal positif, misalkan menghubungi Sales atau lainnya. Ya memang aturan di Kantor itu sangat ketat dan tidak diperbolehkan menganggur.
Dan saat itu Saya mengajukan pengunduran diri, namun sesuai tata cara yakni harus mengajarkan orang dulu sampai bisa barulah kita boleh keluar, ya Saya bersabar lalu Saya lakukan dan Saya ajarkan, orang pertama gagal karena ia tidak paham, orang kedua cukup paham karena dia juga pekerjaannya hampir mirip dengan Saya, hanya beda produk saja. Selama Saya mengajarkan dia saya merasa bahwa Saya sudah bebas, sikap Saya juga menjadi-jadi, tak peduli lagi terhadap atasan maupun owner, karena Saya berpikir toh Saya sudah mau keluar, mau dipaksa keluar saat itupun malah lebih bagus.
Ok selang beberapa minggu tiba-tiba munculah orang asing Suami Istri, awalnya kami (beberapa karyawan) mengira Perusahaan tersebut jatuh dan mau menjual Aset-nya, karena pada saat itu kami disuruh mengecek stock barang di gudang termasuk juga karyawan lain bagian Toko, toh pasti orang juga berpikir kok disuruh lapor jumlah barang di gudang, ada apa ?
Selang beberapa hari Saya mendapat Tlp dari Lt.3 seorang Bapak berbicara kepada Saya dan menyuruh Saya naik keatas. Lalu Saya naik, sesampai disana Saya diajak berbincang-bincang dengan-Nya.
Semua karyawan sempat takut dengan tampilan Bpk tersebut karena dari mimic wajah terlihat orang yang tegas, Saya pun juga takut termasuk teman disebelah Saya yang admin juga.
Tapi waktu itu karena Saya sudah mau keluar (Re-Sign) jadi apalah Saya menghadap saja saat dipanggil olehnya.
Ternyata ia mengajak Saya berbincang-bincang mengenai mengapa Saya ingin keluar, ia juga membujuk-bujuk dengan berkata bahwa kalua kerja 1 tahun dapat reward jalan keluar negeri (walaupun sampai sekarang tidak nyata). Akhirnya dia mengerti akan keadaan Saya dan memang tujuan dia berada di kantor itu adalah untuk Me-manage ulang keadaan yang suram, karena saat itu banyak kabar karyawan tidak betah, ya memang keluar masuk yang baru terus tiap bulan. Saya dijelaskan olehnya bahwa Saya akan diurus olehnya dan diminta untuk tetap bekerja disitu, Saya dijanjikan hal bahwa akan ada perubahan mengenai hal mencekam tersebut.
Seperti: boleh menyetel music, boleh bermain HP, boleh santai jika kerjaan sudah rapih, dan hal kebebasan lainnya.
Ya dia seorang yang diutus oleh Tuhan untuk menolong Saya dan teman-teman Saya.
Baiklah saya mencoba saat itu, dan ya benar sekali kami dilindungi oleh mereka berdua dari ocehan sang HRD, bahkan HRD nya pun sempat kesal sampai mendoakan agar apa yang mereka lakukan baik, ya mungkin dia takut kenapa-kenapa dengan jabatannya.
Selang beberapa bulan semua berjalan mulus, Saya dapat menyetel music DJ di kantor, menyetel Radio, bermain HP, dan hal lainnya. Ya asalkan kerjaan sudah rapih. Kalau music sih boleh sepanjang hari.
Setelah beberapa bulan Saya dipanggil untuk tidak menyetel lagu yang seperti itu, hal itu mulai berubah, namun ia menjanjikan akan membelikan Radio atau alat pemutar music baru dan mengganti lagu menjadi lagu Klasik atau Lagu yang hanya berupa Nada Lagu saja dan kalem. Katanya supaya kerja pun menjadi. Ok tidak masalah Saya mengerti hal itu, Saya juga diperbolehkan saja menyetel lagu DJ namun untuk menggunakan Headset/Headphone agar karyawan lain tidak terganggu. Menurut Saya sih ada salah satu karyawan yang melapor bahwa merasa bising. Ya Saya mamang salah sih.
Lanjut, April 2015 Saya mulai sakit-sakitan,batuk Saya tak kunjung sembuh, Jantung Saya sesak, Saya ijin beberapa kali sakit dan untuk pergi ke klinik, lalu tak lama mencoba mengecek ke RS ternyata Saya mendapati penyakit serius yang dapat dilihat di : (link)
Ok setelah cerita penyakit Saya di link blog diatas tadi, saat Saya sudah sembuh Saya mengetahui bahwa kedua orang tersebut pun sudah tidak bertugas di kantor itu lagi, beberapa teman Saya yang di Lt.3 pun sudah keluar juga. Jadi ceritanya kedua orang itu mengurus khusus Lt.3 beberapa karyawan, sedangkan di Lt.2 dan anak toko masih diurus oleh HRD yang lama. Untuk yang di Lt.3 adalah beberapa karyawan yang memang tidak suka dengan HRD itu karena sering mencari masalah dan kegaduhan, bahkan saat 2 orang ini sudah ada ia masih saja ribut dengan anak Lt.3 sampai akhirnya Pak Bu Manajer ini bertindak ke HRD itu.
Oke kita sambung ke mengenai hal setelah Saya sembuh, ya saya tahu mereka sudah tidak ada dan saya memiliki sebuah masalah yakni barang hilang semenjak saya tidak masuk kantor dari April – Oktober.
Karena kedua orang itu sudah tidak ada, karena mereka berdua yang telah berkata bahwa aku akan tetap bisa menjadi karyawan setelah aku sembuh dan mereka akan membuka pintu. Namun karena keberadaan dua orang itu sudah tidak ada, maka hal yang Saya putuskan setelah sembuh adalah tidak melanjutkan kerja.
Setelah beberapa bulan setelah saya sembuh barulah Saya menanyakan  kepada Owner bolehkan Saya mengambilkan Ijazah Saya, setelah diperbolehkan barulah Saya menghubungi HRD untuk mengajukan pengembalian Ijazah.

Sekarang sudah 1 tahun lebih aku belum mendapatkan pekerjaan.
Semua ini kesalahanku, dimana pada saat Tuhan menampakan dirinya melalui kedua Manajer tersebut Saya malah memanfaatkannya.
Bukan berubah untuk menjadi baik, namun Saya semakin nakal. Dan banyak hal lain yang tidak bisa saya ceritakan.

Namun selama pengangguran Saya telah mendapatkan banyak pelajaran berharga, Saya menjadi dekat dengan Tuhan Yesus, setiap mengikuti Ibadah menjalankannya dengan Serius.
Dulu yang setiap kali beribadah duduk dipaling belakang di Lt.2 dan dipojokan, setelah Saya sakit itu Saya duduk didepan, bahkan sampai sekarang Saya duduk didepan, Saya juga mendapatkan banyak Firman Tuhan yang mengena selama Saya pengangguran, semua teguran, nasihat dan apapun itu banyak yang Saya dapatkan.
Saya sudah jauh berubah dari sebelumnya.

Bahkan Saya mempunyai sebuah pelayanan di rumah yakni membantu siapa saja yang Akun Instagram-nya terkena Hack.
Saya membantu memberikan panduan, penjelasan, semua secara Gratis tanpa meminta uang sepeserpun ataupun benda.
Namun keadaan sekarang sangat membatasi Saya, dimana Saya hanya bisa membantu di bidang Instagram saja, padahal banyak sekali yang menanyakan apakah bisa membantu di sosmed lain yang terkena hack juga ?
Saya sangat ingin melakukannya, namun keterbatasan menghalangi Saya.
Keterbatasan itu adalah HP yang hanya satu-satunya, ditambah batre yang hanya dapat bertahan 1-2 jam saja.
Ya untuk mengurusi 1 bidang saja Saya merasakan sebuah hambatan besar dengan HP tersebut.

Saya berharap ada tangan Tuhan yang membantu Saya.
Jika Saya bisa mendapatkan/mempunyai HP 3-5 buah, Saya berjanji akan membuka Pelayanan Panduan untuk masalah akun sosmed yang terkena Hack untuk jenis sosmed lainnya, seperti LINE, Facebook, E-mail dan sosmed lain sesuai dengan keadaan dan kemampuan.
Ditambah lagi jika Saya mempunya komputer memadai serta pembiayaan listrik serta internet, mungkin Saya yang akan turun tangan langsung menangi sosmed mereka yang terkena hack.

YA banyak sekali pergumulan, walaupun semua itu hanyalah cobaan yang akan membuat kita lebih kuat lagi di Masa Depan.


Sekian cerita dari Saya, kurang lebihnya mohon maaf.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan Pesan Kamu Disini :)