Hallo, Nama Saya Derian Dharmadi,
panggil saja Dery.
Kali ini Saya mau berbagi cerita
kehidupan atau biasa disebut Kesaksian, yakni mengenai perjalanan hidup Saya.
Cekidot…….
Saya Pria kelahiran 1994, Saya
mempunyai banyak pengalaman hidup, mulai dari yang menunjukan sebuah Mujizat
sampai suatu hal yang merupakan suatu Pelajaran Berharga melalui Pencobaan.
Kita lompat saja langsung ke Masa saat
bekerja.
Sekitaran akhir Bulan Juni 2013 Saya
mendapatkan suatu Mukjizat yakni panggilan kerja, dimana sesuai keinginan Saya,
yakni dekat dengan rumah. Saya mulai bekerja 1 Juli 2013, lalu benar-benar
memegang jabatan sebagai Admin 1 Agustus (Karyawan lama sudah boleh keluar).
Semua yang Saya dapatkan disana sesuai dengan apa yang Saya mintakan kepada
Tuhan Yesus, semua benar-benar terwujud walau masih banyak hal yang kurang
menyenangkan, namun saat ini Saya berpikir bahwa semua itu hanya Opsesi Saya
saja yang terlalu Posesif.
Jalan menuju hampir 1 tahun bekerja,
Saya mulai begah dan tidak betah, karena saat itu posisi meja kantor dipindah ke
tempat dimana bos sering memasuki ruangan itu dan juga sangat dekat dengan HRD
yang cukup bawel, sejak dipindahkan itu Saya mulai resah, tidak ada ketenangan
kerja lagi, keadaan saat mencekam, bahkan memegang HP pun takut kena marah
sekalipun itu mungkin adalah hal positif, misalkan menghubungi Sales atau
lainnya. Ya memang aturan di Kantor itu sangat ketat dan tidak diperbolehkan
menganggur.
Dan saat itu Saya mengajukan
pengunduran diri, namun sesuai tata cara yakni harus mengajarkan orang dulu
sampai bisa barulah kita boleh keluar, ya Saya bersabar lalu Saya lakukan dan
Saya ajarkan, orang pertama gagal karena ia tidak paham, orang kedua cukup
paham karena dia juga pekerjaannya hampir mirip dengan Saya, hanya beda produk
saja. Selama Saya mengajarkan dia saya merasa bahwa Saya sudah bebas, sikap
Saya juga menjadi-jadi, tak peduli lagi terhadap atasan maupun owner, karena
Saya berpikir toh Saya sudah mau keluar, mau dipaksa keluar saat itupun malah
lebih bagus.
Ok selang beberapa minggu tiba-tiba
munculah orang asing Suami Istri, awalnya kami (beberapa karyawan) mengira
Perusahaan tersebut jatuh dan mau menjual Aset-nya, karena pada saat itu kami
disuruh mengecek stock barang di gudang termasuk juga karyawan lain bagian
Toko, toh pasti orang juga berpikir kok disuruh lapor jumlah barang di gudang,
ada apa ?
Selang beberapa hari Saya mendapat
Tlp dari Lt.3 seorang Bapak berbicara kepada Saya dan menyuruh Saya naik
keatas. Lalu Saya naik, sesampai disana Saya diajak berbincang-bincang
dengan-Nya.
Semua karyawan sempat takut dengan
tampilan Bpk tersebut karena dari mimic wajah terlihat orang yang tegas, Saya
pun juga takut termasuk teman disebelah Saya yang admin juga.
Tapi waktu itu karena Saya sudah mau
keluar (Re-Sign) jadi apalah Saya menghadap saja saat dipanggil olehnya.
Ternyata ia mengajak Saya
berbincang-bincang mengenai mengapa Saya ingin keluar, ia juga membujuk-bujuk
dengan berkata bahwa kalua kerja 1 tahun dapat reward jalan keluar negeri
(walaupun sampai sekarang tidak nyata). Akhirnya dia mengerti akan keadaan Saya
dan memang tujuan dia berada di kantor itu adalah untuk Me-manage ulang keadaan
yang suram, karena saat itu banyak kabar karyawan tidak betah, ya memang keluar
masuk yang baru terus tiap bulan. Saya dijelaskan olehnya bahwa Saya akan
diurus olehnya dan diminta untuk tetap bekerja disitu, Saya dijanjikan hal
bahwa akan ada perubahan mengenai hal mencekam tersebut.
Seperti: boleh menyetel music, boleh
bermain HP, boleh santai jika kerjaan sudah rapih, dan hal kebebasan lainnya.
Ya dia seorang yang diutus oleh Tuhan
untuk menolong Saya dan teman-teman Saya.
Baiklah saya mencoba saat itu, dan ya
benar sekali kami dilindungi oleh mereka berdua dari ocehan sang HRD, bahkan
HRD nya pun sempat kesal sampai mendoakan agar apa yang mereka lakukan baik, ya
mungkin dia takut kenapa-kenapa dengan jabatannya.
Selang beberapa bulan semua berjalan
mulus, Saya dapat menyetel music DJ di kantor, menyetel Radio, bermain HP, dan
hal lainnya. Ya asalkan kerjaan sudah rapih. Kalau music sih boleh sepanjang
hari.
Setelah beberapa bulan Saya dipanggil
untuk tidak menyetel lagu yang seperti itu, hal itu mulai berubah, namun ia
menjanjikan akan membelikan Radio atau alat pemutar music baru dan mengganti
lagu menjadi lagu Klasik atau Lagu yang hanya berupa Nada Lagu saja dan kalem.
Katanya supaya kerja pun menjadi. Ok tidak masalah Saya mengerti hal itu, Saya
juga diperbolehkan saja menyetel lagu DJ namun untuk menggunakan Headset/Headphone
agar karyawan lain tidak terganggu. Menurut Saya sih ada salah satu karyawan
yang melapor bahwa merasa bising. Ya Saya mamang salah sih.
Lanjut, April 2015 Saya mulai
sakit-sakitan,batuk Saya tak kunjung sembuh, Jantung Saya sesak, Saya ijin
beberapa kali sakit dan untuk pergi ke klinik, lalu tak lama mencoba mengecek
ke RS ternyata Saya mendapati penyakit serius yang dapat dilihat di : (link)
Ok setelah cerita penyakit Saya di
link blog diatas tadi, saat Saya sudah sembuh Saya mengetahui bahwa kedua orang
tersebut pun sudah tidak bertugas di kantor itu lagi, beberapa teman Saya yang
di Lt.3 pun sudah keluar juga. Jadi ceritanya kedua orang itu mengurus khusus
Lt.3 beberapa karyawan, sedangkan di Lt.2 dan anak toko masih diurus oleh HRD
yang lama. Untuk yang di Lt.3 adalah beberapa karyawan yang memang tidak suka
dengan HRD itu karena sering mencari masalah dan kegaduhan, bahkan saat 2 orang
ini sudah ada ia masih saja ribut dengan anak Lt.3 sampai akhirnya Pak Bu
Manajer ini bertindak ke HRD itu.
Oke kita sambung ke mengenai hal
setelah Saya sembuh, ya saya tahu mereka sudah tidak ada dan saya memiliki
sebuah masalah yakni barang hilang semenjak saya tidak masuk kantor dari April –
Oktober.
Karena kedua orang itu sudah tidak
ada, karena mereka berdua yang telah berkata bahwa aku akan tetap bisa menjadi
karyawan setelah aku sembuh dan mereka akan membuka pintu. Namun karena
keberadaan dua orang itu sudah tidak ada, maka hal yang Saya putuskan setelah
sembuh adalah tidak melanjutkan kerja.
Setelah beberapa bulan setelah saya
sembuh barulah Saya menanyakan kepada
Owner bolehkan Saya mengambilkan Ijazah Saya, setelah diperbolehkan barulah
Saya menghubungi HRD untuk mengajukan pengembalian Ijazah.
Sekarang sudah 1 tahun lebih aku
belum mendapatkan pekerjaan.
Semua ini kesalahanku, dimana pada
saat Tuhan menampakan dirinya melalui kedua Manajer tersebut Saya malah
memanfaatkannya.
Bukan berubah untuk menjadi baik,
namun Saya semakin nakal. Dan banyak hal lain yang tidak bisa saya ceritakan.
Namun selama pengangguran Saya telah
mendapatkan banyak pelajaran berharga, Saya menjadi dekat dengan Tuhan Yesus,
setiap mengikuti Ibadah menjalankannya dengan Serius.
Dulu yang setiap kali beribadah duduk
dipaling belakang di Lt.2 dan dipojokan, setelah Saya sakit itu Saya duduk
didepan, bahkan sampai sekarang Saya duduk didepan, Saya juga mendapatkan
banyak Firman Tuhan yang mengena selama Saya pengangguran, semua teguran,
nasihat dan apapun itu banyak yang Saya dapatkan.
Saya sudah jauh berubah dari
sebelumnya.
Bahkan Saya mempunyai sebuah
pelayanan di rumah yakni membantu siapa saja yang Akun Instagram-nya terkena
Hack.
Saya membantu memberikan panduan,
penjelasan, semua secara Gratis tanpa meminta uang sepeserpun ataupun benda.
Namun keadaan sekarang sangat
membatasi Saya, dimana Saya hanya bisa membantu di bidang Instagram saja,
padahal banyak sekali yang menanyakan apakah bisa membantu di sosmed lain yang
terkena hack juga ?
Saya sangat ingin melakukannya, namun
keterbatasan menghalangi Saya.
Keterbatasan itu adalah HP yang hanya
satu-satunya, ditambah batre yang hanya dapat bertahan 1-2 jam saja.
Ya untuk mengurusi 1 bidang saja Saya
merasakan sebuah hambatan besar dengan HP tersebut.
Saya berharap ada tangan Tuhan yang
membantu Saya.
Jika Saya bisa mendapatkan/mempunyai
HP 3-5 buah, Saya berjanji akan membuka Pelayanan Panduan untuk masalah akun
sosmed yang terkena Hack untuk jenis sosmed lainnya, seperti LINE, Facebook,
E-mail dan sosmed lain sesuai dengan keadaan dan kemampuan.
Ditambah lagi jika Saya mempunya komputer
memadai serta pembiayaan listrik serta internet, mungkin Saya yang akan turun
tangan langsung menangi sosmed mereka yang terkena hack.
YA banyak sekali pergumulan, walaupun
semua itu hanyalah cobaan yang akan membuat kita lebih kuat lagi di Masa Depan.
Sekian cerita dari Saya, kurang
lebihnya mohon maaf.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar