Beberapa hari yang lalu, tangan kiri Saya ini bengkak memerah dan terasa sangat sakit seperti ada sesuatu yang menusuk, rasanya sangat ngilu, bahkan untuk mendengak-kan seperti di gambar ini saja tidak bisa, alias sudah kaku jadi seperti bengkok kedalam, dan seperti patah tulang, awal Saya kira Salah Urat karena kegencet pas tidur, lalu Saya mengira lagi ini Asam Urat naik, Saya mencoba minum obat namun hasil hanya sebentar saja lalu kambuh lagi, Saya juga mencoba minum Neo Rheumacyl baik yang Ijo maupun yang Polos, namun tidak ada hasil. Tangan Saya masih terasa sangat sakit.
Lalu setelah itu Saya berdoa dan memohon ampun, karena Saya sadar itu adalah karena belenggu Dosa yang sebelumnya Saya perbuat.
Saya berdoa, Saya mengakui kesalahan Saya, Saya menyesali, dan Saya berjanji untuk berusaha tidak akan mengulanginya lagi, selang waktu hanya satu malam, paginya saat Saya bangun tidur bengkak itu hilang, rasa sakit-pun sudah tiada. Tangan Saya sudah bisa kembali digerakan (dengak).
Ini bukti nyata bahwa Doa kita selalu di dengar.
Dan Tuhan selalu memimpin jalan hidup kita ke jalan yang baik.
Dia sayang pada-ku, Dia selalu menegur-ku di kala aku mulai lalai, Dia selalu menyertai hidup-ku sejak aku lahir, dan aku sangat merasakannya begitu besar Kasih dan Kuasa Tuhan Yesus di dalam hidup Saya.
.
Dulu waktu kecil Saya pernah nyasar, waktu saya tinggal di panti asuhan, sepulang sekolah saya terpencar dengan teman saya, lalu beberapa jam kemudian secara ajaib ada orang yang muncul menanyakan lalu mengantarkan dan dia bisa tahu persis lokasinya padahal saya hanya menyebutkan nama panti-nya saja karena saya tidak tahu nama jalan. Sungguh ajaib dia bisa tahu, dan orang itu langsung pergi dan hilang tanpa banyak basa-basi.
.
Kedua kaki saya juga pernah bengkak parah, lalau saya intropeksi diri, ternyata saya tidak menggunakan kaki saya untuk berlompat memuji Tuhan waktu itu, lalu setelah Saya mengakui dan memohon ampun serta mau berubah, Tuhan menyembuhkannya.
.
"Ini adalah sekedar kesaksian bukan ingin pamer Agama Saya, kesaksian ini bisa berguna bagi pembaca-nya".
Agar sebesar apa-pun cobaan yang kamu alami, percayalah bahwa itu adalah jalan terbaik yang telah Tuhan rancang.
Lalu cara mengatasinya ? Intropeksi diri kamu, cari letak kesalahan-mu, setelah kamu menyadari-nya ber Doa lah memohon ampun, lalu berjanji bahwa kamu akan berubah.
Jika kamu sunghuh-sungguh, Tuhan pasti akan jawab Doa kamu.
Namun jika belum diberikan, itu adalah cobaan bahwa Tuhan ingin mengetahui seberapa besar-kah Iman Kepercayaan-mu ? Seberapa besar-kah Kesetian-mu pada Tuhan ? Apakah kamu akan lari dari kenyataan itu atakah kamu tetap bertahan dan tetap setia pada-Nya ? Apakah kamu akan tetap memegang teguh pengakuan-mu sebagai orang percaya ?
Percayalah Tuhan akan selalu menyertai kehidupan kamu sekarang dan sampai selama-lamanya.
Tuhan Memberkati. 🙆
My Biography
Minggu, 09 Oktober 2016
Pertolongan Tuhan Menyembuhkan-ku
Pergumulan Hidup Saya Saat Ini 2015-2016
Saya tidak bekerja bukan berarti Saya pemalas.
Di sela Saya pengangguran Saya telah menolong ratusan orang yang tidak Saya kenal, yang Akun Instagram-nya terkena Hack secara Gratis.
Kedua Saya aktif sebagai Admin di beberapa sosmed tanpa di gaji alias kerja sosial.
Dan hal lainnya yang masih belum dapat Saya ceritakan secara umum, karena itu benar-benar Rahasia.
.
Dan Saya sudah berusaha keras berkali-kali melamar kerja, namun tak ada satu-pun yang lolos, sebatas Interview + Psikotest saja.
Dan Saya sadar bahwa diri Saya masih ada sebuah dosa besar yang membelenggu sehingga Saya belum di ijinkan untuk dapat bekerja kembali.
Ya, Tuhan memang sangat baik, Dia merencanakan semua itu agar aku mau untuk berubah, dan selama aku belum mau berubah maka aku tidak akan bisa mendapatkan pekerjaan.
Saya sangat benar-benar menyadari-nya.
Tapi belenggu dosa itu belum sepenuh-nya dapat Saya lupakan/lepaskan, dan Saya belum punya tekat untuk mau berubah sepenuh-nya. Itu-lah hal yang menghalangi Saya saat ini.
Karena apa ? Karena Tuhan mau Saya jadi anak yang sepenuhnya baik, sepenuhnya ber-bakti. Tuhan mau Saya bisa menggunakan Uang sebaik mungkin.
Tuhan mau Saya dapat mengelola keuangan untuk masa depan Saya.
Tuhan mau Saya berubah dahulu sepenuhnya, baru-lah Ia akan mengijinkan dan memberikan Saya pekerjaan lagi.
.
Dan Saya-pun akan menerima apa-pun keputusan-nya, Saya sadar bahwa Saya masih banyak kesalahan dalam hal keuangan dan belum dapat berubah sepenuhnya.
Dan saat ini Saya sedang berusaha untuk mulai berubah tahap demi tahap.
Saya tidak akan memaksakan kehendak Tuhan itu, justru Saya sangat bersyukur bahwasanya Tuhan Yesus selalu menuntun langkah hidup Saya.
Saya berkali-kali diberi peringatan ketika Saya mulai berbuat kesalahan, Dia selalu peduli pada-ku, Dia Sayang pada-ku.
Dan dalam berkali-kali peringatan itu, setiap kali Saya Intropeksi diri, lalu Saya menyadari seluruh kesalahan yang Saya perbuat lalu Saya ber-Doa memohon ampun atas kesalahan itu dan Saya juga ber-janji untuk tidak mengulanginya serta mau berubah dan SUNGGUH AJAIB Tangan Tuhan menolong Saya dengan Kuasa Mujizat-nya, belenggu dosa itu langsung di patahkan olehnya dan penyakit yang merupakan cobaan itu secara tiba-tiba hilang, padahal sebelumnya Saya sempat berusaha sendiri dengan berbagai obat-obatan namun tiada hasil, hanya dengan Kuasa Tangan Tuhan penyakit itu hilang, dan disitu Saya sadar bahwa Kasih Tuhan memang selalu hadir dalam hidup Saya. Dan dia selalu mendengar Doa-Doa Saya. Dan Dia menjawab apa yang memang merupakan Hal Baik untuk hidup Saya.
.
Saat ini Saya sedang bergumul mengenai belenggu Dosa ini yang menahan Saya untuk dapat bekerja lagi, dan Saya sedang berusaha keras untuk mengubahkan hidup Saya. Saya sadar bahwa Saya belum sepenuhnya mau berubah, maka Saya-pun tidak akan mendapatkannya sebelum Saya sepenuhnya berubah.
Jangan Mengeluh Akan Jodoh
Jangan pernah diri-mu mengeluh "dimana jodohku", apalagi mengeluh "mengapa aku selalu mendapatkan pasangan yang tidak setia?". Jawaban-nya adalah sebab Tuhan Sayang pada-mu. Mengapa ?
Tuhan sudah merancang suatu rancangan yang besar untuk kamu. Tuhan ingin-kan kamu kelak saat menikah menjadi pasangan yang setia dan tulus. Bukan-lah pasangan yang kekanak-kanakan. Itulah jawaban mengapa saat ini kamu selalu mendapat pasangan yang ujung-ujungnya berpisah hanya karena suatu cekcok masalah spele.
Justru kamu seharusnya bersyukur akan hal itu, dan hal yang paling terpenting adalah kamu menyadari akan semua kesalahan-mu itu, setelah kamu intropeksi diri maka hal selanjutnya adalah kamu harus bertekat untuk melakukan perubahan dalam hidup kamu.
Kamu harus mengubah pola pikir kamu dalam berhubungan, kamu harus mengumpulkan semua pengalaman buruk-mu itu, kumpulkan semuanya dan renungkan-lah, sebenar-nya apakah diri-mu sudah 100% benar dalam berperilaku terhadap pasangan-mu ? Gali semua kesalahan-mu, setelah kamu menyadari semua letak kesalahan-nya maka kamu harus membuang jauh-jauh hal itu dari sikap kepribadian kamu, ubakanlah pola pikir-mu dalam berhubungan persoalan Cinta.
Lalu langkah selanjutnya adalah jangan pernah kamu kecewa dengan yang namanya Cinta, kamu tidak boleh menyerah begitu saja dengan menutup hati, segera jalin kembali hubungan cinta yang baru dengan seseorang yang lain.
Jika kamu masih juga gagal maka langkah yang harus kamu lakukan sama seperti sebelumnya, yakni Intropeksi diri dan berniat untuk berubah. (lagi dan lagi).
.
Jika diri-mu tidak penah mau intropeksi diri dan melakukan perubahan, lalu kamu mau sampai kapan mempunyai hubungan yang kekanak-kanakan ? Mau sampai kapan selalu ada momen marahan terhadap pasangan-mu ? Mau sampai kapan selalu ada momen putus lalu berpisah ?
.
Jangan menganggap spele akan perubahan diri serta jiwa kamu.
Ketika kamu sudah benar-benar mempunyai Pola Pikir yang Dewasa itu-lah saat yang tepat untuk Tuhan mendatangakan Belahan Jiwa-mu. Tuhan tahu segala-nya dan Tuhan selalu memberikan Rencana yang baik bagi mereka yang Percaya dalam Iman Kepercayaan-nya.
.
Tidak mau kan terjadi momen perpisahan terjadi pada saat sesudah menikah ?
Tentu semua orang tidak menginginkan hal itu, maka dari itu mulai detik ini Intropeksi diri dari pengalaman berpacaran yang pernah kamu alami dan bertekatlah untuk melakukan perubahan.
.
- Dikarang oleh : Derian Dharmadi.
- Sumber : Otak sendiri lah.
.
.
.
Hmmm tapi beda sih buat yang JOMBLO NGENES sejak lahir. Hehe...
Tag temen kamu yang JOMBLO sejak lahir... :p
Cinta
Jangan pernah sia-siakan orang yang kamu cintai, jangan lukai hati-nya dengan keegoisan kamu. Jadilah kepribadian yang dewasa dalam menjalin suatu hubungan cinta. 💗
Dan yang terpenting adalah Setia & Tulus mencintai-nya, serta mau menerima segala kekurangan-nya. Juga berarti mau untuk bersama-sama berjuang dalam susah maupun senang. Selalu menghibur dan memberikan semangat agar pasangan kita mendapatkan kekuatan yang hanya berasal dari dalam jiwa-nya.
.
- Derian Dharmadi -
Tujuan Hidup
Masing-masing kita tentu-nya punya 1 tujuan hidup yang sama dan sangat di impikan.
Yakni dapat memiliki pasangan hidup.
Gapai-lah mimpi-mu itu dengan selalu berusaha sebaik mungkin untuk mengubahkan terlebih dahulu kehidupan-mu saat ini, sebelum pada saatnya kamu di pertemukan dengan-nya.
Karena untuk mengurus sebuah Rumah Tangga tidak-lah semudah apa yang kalian bayangkan jika kalian sendiri tidak pernah mau mengubahkan kehidupan diri sendiri dan sangatlah tidak mudah jika kamu selalu mementingkan keegoisan diri sendiri.
Ubahlah hidup-mu menjadi orang yang selalu bijaksana dalam segala hal dan tentunya bangunlah kedewasaan diri mulai sejak dini.
.
- Derian Dharmadi -
Mengenai Harta Kekayaan Kita Di Dunia
+ KEKAYAAN : Percayakah Anda bahwa kekayaan akan membuat kita menjadi jauh dengan orang-orang yang berada dibawah kita ? Dan semakin kita kaya maka kita semakin menghilangkan wujud Kasih terhadap sesama ? Kok bisa ? Bukan-nya orang kaya juga bisa nyumbang ke rumah-rumah ibadah atau yayasan ? Berikut penjelasan contoh-nya :
.
a. Semakin banyak harta yang kita milik sudah pasti Anda tinggal di daerah dimana terhindar dari pengemis dan pemulung, coba kalian lihat di komplek, pertama pasti ada satpam yang berjaga 24 jam, kedua ada tulisan "Pemulung atau Pengemis dilarang masuk".
b. Saat menjadi Kaya, sudah pasti mejadikan Anda setiap kali belanja pergi ke Mall atau Departemen Store. Tanpa di sadari Anda telah menjauh dari Para Pedagang di Pasar Tradisional, Para Pedagang Sayur keliling, dan sebagainya.
c. Pergi ke Rumah Ibadah menggunakan kendaraan Pribadi, dan tidak lagi menggunakan Agkot ataupun Angkutan Umum lainnya.
d. Dan masih banyak lagi.
.
+ Kekayaan membuat kita menjadi pemborosan yang tidak benar-benar diperlukan :
a. Pergi beribadah, suatu kali salah satu Jemaat dalam satu keluarga terdapat 3 orang dan mereka naik mobil 3. Lah kenapa gak bareng ? Di satu sisi Anak sudah punya rumah sendiri, di sisi lain Ibu di rumah, dan Bapak dari kantor, toh gak bisa bareng dong ? Kekayaan membuat kita menjadi sibuk untuk terus mengejar kekayaan itu.
b. Jalan-jalan keluar negeri, tidak heran jaman sekarang banyak orang yang bisa pergi jalan-jalan keluar negeri ? Apa kepentingan Anda keluar negeri ? Ingin menengok mereka yang terkena musibah kah ? Tentu bukan, dipastikan Anda hanya mencari hiburan semata.
c. Menimbun barang. Dan akhirnya barang tersebut tidak digunakan.
d. Dan masih banyak lagi.
.
Lalu dari Renungan diatas kita tidak boleh kaya dong ? Kita gak usah kerja dong ?
Bukan berarti seperti itu.
Kekayaan boleh di raih, namun pergunakanlah kekayaan itu secukupnya.
Lalu sisanya adalah digunakan dalam kebajikan dan juga untuk berbagi terhadap sesama manusia.
Evaluasi diri, apakah selama ini kita berjalan hanya ingin memenuhi kepuasan (hasrat), memenuhi keinginan, menutupi gengsi, keinginan di akui ? Ataukah kita telah menjalankan tujuan utama yang ditetapkan Tuhan pada hidup kita ?
.
Seperti pada Ayat Alkitab berikut :
1 Timotius 6 : 6-19.
6:5 Memang ibadah itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar.
6:7 Sebab kita tidak membawa sesuatu apa ke dalam dunia dan kitapun tidak dapat membawa apa-apa ke luar.
6:8 Asal ada makanan dan pakaian, cukuplah.
6:9 Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan.
6:10 Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.
6:11 Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan.
6:12 Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil dan telah engkau ikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi.
6:13 Di hadapan Allah yang memberikan hidup kepada segala sesuatu dan di hadapan Kristus Yesus yang telah mengikrarkan ikrar yang benar itu juga di muka Pontius Pilatus, kuserukan kepadamu:
6:14 Turutilah perintah ini, dengan tidak bercacat dan tidak bercela, hingga pada saat Tuhan kita Yesus Kristus menyatakan diri-Nya,
6:15 yaitu saat yang akan ditentukan oleh Penguasa yang satu-satunya dan yang penuh bahagia, Raja di atas segala raja dan Tuan di atas segala tuan.
6:16 Dialah satu-satunya yang tidak takluk kepada maut, bersemayam dalam terang yang tak terhampiri. Seorangpun tak pernah melihat Dia dan memang manusia tidak dapat melihat Dia. Bagi-Nyalah hormat dan kuasa yang kekal! Amin.
6:17 Peringatkanlah kepada orang-orang kaya di dunia ini agar mereka jangan tinggi hati dan jangan berharap pada sesuatu yang tak tentu seperti kekayaan, melainkan pada Allah yang dalam kekayaan-Nya memberikan kepada kita segala sesuatu untuk dinikmati.
6:18 Peringatkanlah agar mereka itu berbuat baik, menjadi kaya dalam kebajikan, suka memberi dan membagi
6:19 dan dengan demikian mengumpulkan suatu harta sebagai dasar yang baik bagi dirinya di waktu yang akan datang untuk mencapai hidup yang sebenarnya.
.
.
.
.
.
.
Dikutip dan dirangkum ulang dari Khotbah hari ini di GKI Delima.
Minggu, 25 Sept 2016. Pkl : 06:30 WIB.
Tema : "Spiritualitas Kepuasan Hati".
Dilayani oleh : Pdt. Des Elniat Gulo / GKI Maleo Raya.
Gereja Kristen Indonesia - GKI Delima.
Jangan Menilai Saya Sembarangan, Jika Belum Bertemu Langsung
Jangan pernah menilai gua dari sisi Dunia Maya, kalau belum pernah ketemu langsung dengan sosok diri gua yang sesunggunya. 👌
.
Maaf loh kalau gue di LINE & BBM terlalu Frontal, tapi di Instagram kalem dan bijak.
Dan juga di kehidupan nyata gua berbeda jauh dengan kehidupan di Dumay.
Penjelasannya cukup simple dan padat : Gua punya 2 sisi kehidupan, 2 buah kepribadian, 2 buah hati, dan 2 buah otak.
1. Sisi Negatif : Dumay.
2. Sisi Positif : Dunia Nyata.
.
Terus kenapa di Instagram gua sering Positif ? Karena gua punya harga diri disana, dan menjaganya karena ada sesosok manusia disana yang sangat gua hormati dan hargai.
Kok di LINE & BBM berbeda ? Yakan udah gua bilang diatas noh.
.
Puji Tuhan deh kalau gua di kehidupan nyata selalu Positif.
Daripada yang di Dumay sok suci, sok bijak, gak taunya cuman munafik doang, dan ternyata di kehidupannya hancur bertakan.
.
Ingatlah, sosok gua yang sesungguhnya tidak dapat dilihat dari apa yang gua tulis di Dumay.
Karena sosok gua yang sesungguhnya adalah Anak Tuhan yang selalu patuh dan taat.
Sekali lagi maaf kalau di LINE & BBM gua sering berbuat Frontal. Karena diri gua sesungguhnya ada 2. ^^
.