Gue seorang anak muda berumur 19 tahun baru lulus SMA. Seorang berjiwa Enterpreneur yang ingin membangun kembali wirausaha konter pulsa yang pernah mengalami kegagalan.
Kegagalan ini saat masih bersekolah kelas X sekitar bulan Oktober 2010, kegagalan akibat tidak ada pembukuan dan keuntungan habis dipakai jajan, maklum anak-anak, doyannya jajan.
Saat ini masa sekolah berakhir, saatnya untuk bekerja, tidak lanjut kuliah karena tidak ada biaya dan sudah niatnya untuk kerja sejak SMP.
Kamis, 16 Mei 2013 gue mencoba melamar sebuah pekerjaan sebagai Sales Promotion Boy (SPB) Extra Joss NITROS yang gue dapat informasi dari Internet yaitu TokoBagus.com
Lalu gue melakukan Interview di daerah Kebayoran Lama Jakarta Selatan, tanpa persyaratan apapun, hanya CV dan Ijazah, disana langsung dijelaskan DeskJob dan lainnya, soo keesokan harinya (Jum'at) langsung melakukan pengambilan stock, emang agak sulit, semua gue tempuh dengan usaha dan pemikiran gue.
Tadinya gue berfikir sepertinya semua ini akan sangat mudah, karena sistim jual bebas kemana saja tidak diharuskan ke warung.
Gue berfikir, nanti aku jual Online, terus ke tempat nongkrong di CNI Puri. Tapi ternyata setelah turun ke jalan semua itu susah gan... Nawarin ke warung gak ada yang mau. Karena produk ini masih baru. Mereka takut tidak laku. Lagipula gua gak dapet kaos extra joss dikarenakan stock habis, soo orang gak percaya gua sales extra joss...
Sabtu 18 Mei melakukan laporan dan setoran dengan membohongi boss gua kalo produknya laku, ya terpaksa gua nimbun barang dan menanggung biaya dengan uang jajan sendiri, cara ini biar pekerjaan gua tetap bisa gua jalani.
Masih terus mencari celah, masang iklan baris gratis, di Twitter juga pake Twitter Auto RT, dsb... Beberapa hari tetap tidak dapat jalan mulus...
Soooo gue belum menyerah begitu ajah.
Sabtu itu setoran 6box, retur 11box. Lalu ngambil stock lagi 20box, pikir-pikir buat malem minggu, mau turun ke jalan jadi pedagang, juga mikir kan ada hari Minggu jadi gak apalah ngambil stock banyak. Sooo bawa pulang.
Saat malam minggu keliling-keliling sekitar Jakarta Barat berduaan naek motor sama teman nawarin ke warung, dan ternyata cuman laku 2box, padahal ada sekitar 50 warung kita kunjungi...
Ooo sungguh melelahkan dan tidak menghasilkan.
Sampai-sampai membuat lowongan pekerjaan dengan gaji sistim komisi, tapi itupun tidak jalan.
Senin 20 Mei, dateng lagi ke kantor, setoran barang kemaren + ambil stock lagi.
Lagi-lagi membohongi boss kalau produk laku, padahal di rumah ditimbun. Serta pura-pura minta izin kalo mau keluar kota 3 hari, jadi Selasa Rabu Kamis minta absen. Padahal bukan mau keluar kota, tapi mau mencoba cara baru menjual produk dan menghabiskan produk yang sudah gue timbun, oke sudah di ijinkan, hari itu ngambil stock lagi 20box, total barang yang ditimbun jadi ada sekitar 40box. Cara yang mau gua tempuh sistim nitip ke warung, jadi warung gak usah bayar dulu, dan kalau gak laku juga gak usah bayar, akhirnya coba menawarkan ke beberapa warung, dan ternyata itupun masih sulit, banyak yang menolak, it's ok, tapi intinya disini gue mau liat, gimana apakah di warung akan laku, beberapa hari sudah dan ternyata kabarnya adalah susah laku.
Soo kalo dipikir-pikir kalo diterusin kayaknya percuma, palingan berhasil menaruh produk 1x, berikutnya gak akan rutin karna susah laku, hukum ekonomi sepertinya tidak akan terjadi.
Tapi gak menyerah begitu ajah, seharusnya Jum'at 24 Mei kekantor, bikin alesan ke boss kalo lagi ada pengumuman UN, iyasih bener, tapi bisa diliat secara online, itu cuman alasan saja.
Cara terakhir yang terfikirkan adalah menawarkan ke tetangga, bikin deh brosur penjelasan mengenai produk, 50 brosur dicoba untuk disebar, tapi ternyata hasilnya NIHIL.
Sekarang Minggu 26 Mei akhirnya gue ambil keputusan mengakhirinya dan mencari kerja baru, walau pengunduran diri belom gua sampaikan ke boss, masih nunggu keajaiban Tuhan, siapa tahu nanti siang ada suatu keajaiban, tapi kalau tidak terpaksa diakhirin, karna gak ada modal lagi buat melakukan setoran di hari Senin besok. Seandainya memiliki modal akan ku teruskan usaha ini, walau harus menimbun barang terlebih dahulu guna memenuhi target per hari.
Dari semua ini, banyak banget pelajaran berharga yang gua peroleh, diantaranya :
- Belajar bersosialisasi dengan masyarakat,
- Melihat betapa kerasnya hidup,
- Masih banyak orang yang lebih susah dari kita saat ini,
- Berusaha keras dalam bekerja,
- Belajar pembukuan mengenai pengeluaran dan pendapatan,
- Dan masih banyak lagi...
Dari beberapa warung yang sudah gua kunjungi, sangat banyak dari mereka yang bengang-bengong akibat warung yang sepi pengunjung serta ketatnya persaingan.
Adapula menjumpai orang buta berjualan kerupuk, dan itu tidak hanya
sekali, dgn orang yang berbeda dan berjumpa di daerah yang berbeda.
Mungkin Tuhan ingin menunjukan kepada diriku, lihatlah orang itu, mereka
tetap bersemangat walau mereka memiliki kekurangan yang sangat
dibutuhkan dalam menjalani hidup ini.
Gue tidak menyesali semua ini, walau gue gagal tuk kedua kalinya dalam
berbisnis gue akan tetap semangat demi masa depan dan untuk keluarga-ku.
Tidak ada salahnya kita untuk mencicipi kegagalan, itu akan membuat kita kuat dan belajar dari segala kesalahan.
Apa yg kita fikirkan memang tidak sejalan dengan kehendak Tuhan, tapi Tuhan punya RENCANA LAIN yg lebih indah dari yg kita fikirkan.
Mungkin yang kita fikirkan itu akan berakibat bahaya sehingga Tuhan menggagalkannya, TAPI INGAT bahwa Tuhan menggagalkan hal itu karena ia Sayang pada kita bukan membuat kita terjatuh.
Tuhan sedang berkarya untuk masa depan-Mu yang penuh harapan, percayalah kalau rancana-Nya indah pada waktunya dan melebihi dari apa yang kita ingini.
Tetap berpegang teguh pada-Nya, teruslah berseru pada-Nya setiap saat, berharap hanya pada-Nya dan bertekun dalam Doa. Tuhan Memberkati Kita Semua. Amin. :)
Supeer sekali.. gue suka gaya lo :)
BalasHapusHi... tolong add Instagram gue: @deriandharmadi
HapusThank You